Tingkatkan Keamanan Lingkungan, Pemdes Lawata Gelar Rapat Koordinasi Antisipasi Pencurian

LAWATA – Menanggapi keresahan masyarakat terkait maraknya tindak pencurian yang terjadi belakangan ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Lawata bergerak cepat dengan menggelar rapat koordinasi khusus pada hari ini, Senin, 13 April 2026.

Rapat yang berlangsung di balai desa ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Lawata dan dihadiri oleh seluruh jajaran Perangkat Desa serta Pendamping Desa. Pertemuan ini fokus menyusun langkah strategis dan teknis guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan di wilayah pemukiman maupun area perkebunan warga.

Poin Penting Hasil Keputusan Rapat

Berdasarkan hasil musyawarah, terdapat dua langkah utama yang akan segera diimplementasikan:

1. Pengaktifan Kembali Ronda Malam di Tiga Titik

Pemerintah Desa sepakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Penjagaan akan dipusatkan pada tiga titik strategis yang dianggap rawan dan menjadi akses masuk utama ke pemukiman warga. Hal ini bertujuan untuk memastikan pengawasan tetap terjaga selama jam-jam rawan di malam hari.

2. Pemasangan Portal di Jalan Tani

Selain pengawasan personel, Pemdes juga akan melakukan penguatan infrastruktur keamanan dengan pembuatan dua titik portal di akses Jalan Tani. Pemasangan portal ini dimaksudkan untuk membatasi mobilitas kendaraan yang mencurigakan di area perkebunan, terutama pada waktu malam hari, guna mencegah pencurian hasil bumi atau aset tani lainnya.

Dukungan dari Pendamping Desa

Dalam kesempatan tersebut, Pendamping Desa memberikan masukan terkait tata kelola administrasi dan partisipasi masyarakat agar program keamanan ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah desa dan seluruh elemen warga sangat diperlukan agar Desa Lawata kembali menjadi lingkungan yang kondusif dan aman.

"Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya ronda dan pembatasan akses di titik-titik tertentu, kita berharap warga dapat kembali merasa tenang saat beristirahat maupun saat meninggalkan kebun," ujar Kepala Desa Lawata dalam penutupan rapat.

Himbauan kepada Warga

Pemerintah Desa Lawata menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk:

  • Kembali aktif dalam kegiatan ronda sesuai jadwal yang akan ditentukan.
  • Segera melaporkan kepada aparat desa jika melihat orang atau aktivitas yang mencurigakan.
  • Memastikan rumah dan kendaraan dalam keadaan terkunci rapat saat ditinggalkan.

Dengan langkah preventif ini, diharapkan angka kriminalitas di wilayah Desa Lawata dapat ditekan secara signifikan

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemerintah Desa Lawata Salurkan BLT Dana Desa Tahap 1 Tahun 2026: Fokus Lindungi Lansia